Skip to main content

[Penginapan] Kakadu Lodge & Caravan Park

Malam Bertabur Bintang di Kakadu Lodge
Di Australia, kita bisa main-main ke banyak Taman Nasional karena tempatnya terawat, ada jalan yang mulus, dan selalu ada pilihan akomodasi, mulai dari area camping sampai hotel mewah.

Tidak banyak pilihan akomodasi di Kakadu National Park yang letaknya di antar berantah ini. Hanya ada satu kota kecil Jabiru yang menjadi pendukung logistik penginapan yang ada di sini. Nggak heran kalau tarif menginap di sini lebih mahal daripada di kota.

Di kota Jabiru ada tiga pilihan penginapan: Wildman Wilderness Lodge, Kakadu Lodge & Caravan Park dan Gagudju Crocodile Holiday Inn. Sementara di Cooinda, tempat kami menunggu untuk ikut tur Yellow Water Cruise, ada Gagudju Lodge Cooinda. Dua penginapan yang terakhir ini bisa dipesan melalui website Gagudju-Dreaming, yang merupakan operator tur Yellow Water Cruise dan paket tur lainnya. Tadinya saya ingin menginap semalam di Holiday Inn yang bentuk hotelnya kalau dilihat dari atas seperti buaya dan semalam lagi di Gagudju Lodge Cooinda supaya itinerary cocok dengan tempat menginap, ketika selesai Yellow Water Cruise bisa langsung istirahat di Cooinda. Gagudju Lodge Cooinda ini juga cocok untuk yang ingin ikut Sunrise Yellow Water Cruise, karena tur dimulai tepat di depan lodge, tinggal menunggu jemputan. 

Sayangnya Holiday Inn dan Gagudju Lodge Cooinda kapasitasnya maksimal empat orang per kamar. Sementara kami rencananya pergi berlima. Saya sudah menghubungi Holiday Inn dan Cooinda Lodge, tapi mereka tidak bisa membantu soal kapasitas kamar, jadi harus memesan dua kamar. Akhirnya saya putuskan untuk memesan penginapan di Kakadu Lodge dan Caravan Park. Cabin di sini bisa muat untuk lima orang: ada ranjang utama untuk dua orang, ranjang susun untuk dua orang dan satu lagi ranjang sorong untuk satu orang. Harga per malam untuk lima orang tidak murah. Saya memesan melalui website check-in sebesar AUD 240 per malam. Mahal ya? Begitulah, kombinasi antara peak season (musim kemarau dan musim liburan Juni-Juli) dan akomodasi yang jauh dari mana-mana membuat harga relatif mahal. Harga di atas belum termasuk sarapan pagi, duh. Saya pesan di website Check In karena tergoda oleh cash-back mereka yang diberikan langsung ketika memesan. Lumayan bisa menghemat $13, hehe. Saran saya, jangan terlalu fanatik dengan satu booking engine. Bandingkan harga/tarif penginapan di minimal tiga booking engine, termasuk website mereka sendiri, baru pilih yang termurah. Kalau malas browsing, bisa klik Hotels Combined yang sudah 'pintar' membandingkan langsung beberapa booking engine, kita tinggal pilih.

Sebenarnya ada yang lebih murah daripada penginapan yang saya sebutkan di atas, yaitu mendirikan tenda di tempat camping yang disediakan oleh pengurus national park. Daftar tempat camping bisa dilihat di buku panduan Kakadu NP atau website. Tapi namanya di alam liar beneran, tempat-tempat ini tidak steril dari hewan buas. Ketika saya kembali ke Darwin, saya membaca di salah satu koran lokal bahwa ada tenda traveler yang diserang oleh Dingo (anjing liar khas Aussie). Duh, kalau saya hanya berani pasang tenda di tengah-tengah peradaban :)

Kasur The Emak dan Si Ayah
Kasur The Precils
Saya tidak menyesali pilihan menginap di Lodge ini. Tempatnya bagus, sekitarnya rimbun dan bersih. Kabin kami tidak besar, tapi cukup luas untuk berlima, dilengkapi dapur mungil dan kamar mandi di dalam. Fasilitas dapur cukup lengkap untuk menyiapkan makan sendiri: kulkas besar, ketel air listrik, pemanggang roti dan hotplate (wajan listrik). Tentu kami membawa rice cooker kecil sendiri untuk menanak nasi :p Karena Kakadu lumayan jauh dari peradaban, kami membawa bahan makanan dari Darwin. Ketika memasak sendiri ketika traveling, saya nggak mau ribet. Biasanya kami akan membeli satu daging (ayam atau sapi) yang sudah dibumbui di supermarket (ada juga dalam bentuk sate/kebab), dan membeli bahan-bahan salad: selada, tomat dan timun. Nanti dagingnya tinggal di-grill atau dibarbekyu. Tambahkan nasi hangat, sudah jadi menu sehat dan mengenyangkan. Yum!

Menginap di Lodge memang menguntungkan karena kita bisa memasak sendiri makanan kita. Kalau tinggal di hotel, tidak ada dapur atau tempat memasak sendiri, jadi harus keluar uang untuk membeli makan di restoran, yang tentunya lebih mahal dan bisa jadi berbeda dari selera kita (dan belum tentu ada nasi untuk Si Ayah :p).


Dapur mungil
The Precils having a good time at swimming pool
Selain dapur, fasilitas lodge lain yang kami gunakan adalah mesin cuci dan kolam renang. Pagi hari sebelum berangkat ke Cooinda, kami sempat berenang di kolam renang 'pribadi' karena tidak ada penghuni lain yang senekat kami, berenang di air yang dingin. Meskipun saat itu suhu udara panas, namun suhu air sangat dingin, apalagi di pagi hari. Setelah anak-anak selesai berenang, kami bisa langsung mencuci baju di mesin laundry yang dioperasikan dengan koin. Malamnya ketika kami kembali, baju-baju sudah kering dan wangi :) 

Satu hal yang istimewa ketika menginap di Taman Nasional Kakadu, kami disuguhi hiasan langit yang spektakuler. Karena minimnya cahaya buatan manusia (hampir tidak ada pemukiman penduduk), bintang-bintang di langit kelihatan sangat jelas. Maklum orang kota, saya terkagum-kagum menikmati pemandangan langit nan indah yang berhasil diabadikan Si Ayah ini.

 ~ The Emak

Comments

Popular posts from this blog

Sejuta Pesona Kakadu

Senja di Yellow Water, Kakadu National Park Perjalanan kami ke Kakadu National Park sangat membekas di hati. Sampai sekarang pun ketika saya menuliskan kembali kisah ini, masih terbayang bentangan pemandangan indah yang kami saksikan di alam yang masih perawan. Kakadu National Park adalah taman nasional terbesar di Australia. Letaknya di Northen Territory, sekitar 200 km sebelah timur kota Darwin. Kakadu memperoleh status heritage site dari UNESCO karena alam sekaligus budayanya. Orang Aborijin adalah pemilik asli tanah ini. Mereka 'meminjamkan' tanah Kakadu untuk dikelola pemerintah daerah sebagai taman nasional. Apa yang bisa dilihat di Kakadu NP? Tentu keindahan alam dan marga satwanya yang melimpah. Di Kakadu terdapat 290 jenis burung, 60 jenis mamalia, 50 jenis hewan air tawar, 10.000 jenis serangga dan 1600 jenis spesies tanaman. Yang menjadi raja tentu saja buaya, si penduduk asli :) Kami melakukan perjalanan mandiri dengan menyewa mobil biasa (bukan 4WD) ke Kakadu NP....

Jasa Fogging Nyamuk Murah Bandung | 0857-4789-0221 - Garda Pest

  Memerlukan informasi tentang   Jasa Fogging Nyamuk Murah Bandung   ?   Garda pest Control Perusahaan pengendalian hama dan disinfeksi virus yang profesional dan untuk harga pasti terjangkau, dengan Layanan Cepat Berkualitas kami manjamin kepuasan pelanggan. Jasa Fogging Nyamuk Murah Bandung dan Berkualitas Artikel Lainya Tentang :  Virus Varian Terbaru Waspada Penularan Nyamuk Demam Berdarah (DBD) Waspada nyamuk di rumah Anda, mencegah lebih baik daripada mengobati. Lakukan tindakan pencegahan untuk mencegah populasi nyamuk dewasa dengan 3M Plus dan layanan gerimis nyamuk. Pilih layanan yang terbaik dan profesional, Dengan banyaknya perusahaan jasa fogging nyamuk murah dengan hasil yang mengecewakan kami sarankan pilihlah jasa yang profesional berpengalaman di bidang pengendalian hama. Garda Pest Control memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pengendalian hama. Baca Juga Artikel Tentang :  Cara Mengusir Nyamuk di Rumah Mengapa Jasa Garda Pest Contr...

Happy 80th Anniversary, Sydney Harbour Bridge!

Anak-anak mendapat balon gratis di perayaan ini Masih segagah ketika diresmikan tahun 1932, Jembatan Sydney Harbour yang menjadi ikon kota Sydney ini berulang tahun yang ke-80. Warga Sydney yang tidak melewatkan kesempatan untuk berpesta, menggelar piknik di taman 'bawah jembatan' untuk merayakan ulang tahun The Coathanger ini. Minggu pagi yang mendung dan gerimis sempat menyurutkan niat kami untuk ikut berpesta merayakan ulang tahun si jembatan bersama warga Sydney lainnya. Untungnya cuaca mulai membaik di siang hari, matahari pun mulai nampak menggeser awan-awan kelabu. Kami naik kereta dari suburb menuju stasiun Milson Point, stasiun di utara Sydney Harbour yang paling dekat dengan lokasi Bradfield Park, tempat acara ini berlangsung. Di hari Minggu, keluarga yang membawa anak-anak cukup membayar AU$ 2,50 per orang untuk naik semua jenis transportasi umum di Sydney, seharian penuh. Jadi rugi kalau nggak keluar rumah :) Agak memalukan sebenarnya, kami yang sudah lima tahun tin...