Skip to main content

Tips Memotret Firework dengan Kamera Poket


"Where are you Katy Perry???" teriak seorang pemuda di Darling Harbour Sabtu malam kemarin. Wah saya jadi penasaran, apa betul ada Katy Perry di Darling Harbour. Kebetulan setelah mengunjungi pameran foto di Kenshington street bersama teman saya Tiffany Sabtu malam kemarin, kami mampir ke Darling Harbour. Kami heran kenapa ramai sekali. Ternyata orang-orang menantikan Firework bukan Kety Perry. Sialnya, saya tidak membawa kamera. Firework mengingatkan saya kepada assignment yang diberikan ibu Editor. Beruntung Tiffany bawa kamera poketnya. Kamera poket selalu menjadi penting di saat saat yang genting, anda setuju? Lewat artikel ini saya ingin share bagaimana memotret firework alias kembang api.

Memotret kembang api dengan kamera poket memang susah, apalagi dengan keadaan saya yang serba tidak siap dengan alat perang, tanpa tripod lagi. Namun semua itu bisa diatasin dengan penuh kesabaran dan minimal tahu triknya. Berikut hal-hal yang saya lakukan:

Bertanya. Di Darling Harbour ada banyak fotografer yang ingin memotret firework. Nahh kita harus tanya mereka dimana keluarnya kembang api. Harus tanya ke fotografer yang bawa perlengkapan komplit (asumsikan mereka sudah pernah motret firework di sana sebelumnya), "Where is the firework actually came out???" tanya saya kepada pria dengan kamera 5D markIII. "Over there," sembari menunjuk tengah pelabuhan, "Can you see the square things in the water? that is the firework machine." Lega sudah dapat informasinya. Cukup???? Belum. Saya tanya jam berapa dan berapa lama biasanya fireworknya, lalu di jawab "About 8.30 and It's pretty quick, maybe 5 till 10 minutes i think." Nahhh itu adalah 3 informasi yang harus diketahui, baik dengan bertanya kepada orang ataupun kepada bung google.

Scouting. Karena sudah tahu tempat keluarnya firework, saya pergi mengelilingi Darling Harbour. Banyak fotografer yang lebih mendekat ke sumber firework, namun yang saya lakukan justru menjauh dari sumber firework, karena kamera poket memiliki lebar lensa hanya 28mm. Setelah melihat-lihat dan keliling-lingling saya akhirnya memutuskan motret firework dari trotoar jembatan dekat jalan raya? Lho?? itu karena posisinya ada di atas Darling Harbour, jadi dengan kamera poket bisa memotret seluruh harbour lengkap dengan firework. Kurang lebih beginilah skema lokasi saya:

Ini adalah ocet-ocetan peta saya sebelum motret. 4 kotak hitam adalah sumber firework dan "x" adalah lokasi saya motret. Dari lokasi saya motret, saya ingin foto firework dengan latar belakang hotel-hotel itu, karena mereka yang gedung yang memiliki lampu-lampu paling menarik.

Mode Kamera. Pada saat itu mode yang saya gunakan adalah Firework, kebetulan ada mode itu di kamera Fuji milik Tiffany. Dasarnya sebenarnya Lowlight mode, jadi kamera poket akan menangkap cahaya yang lebih banyak di malam hari. Namun konsekuensinya adalah kamera tidak boleh goyang sedikitpun. Ganti mode Single Shot ke Continuous Shot, ini wajib, biar sekali jepret dapat lebih dari 1 foto.

Tripod. Alat ini mutlak dipakai untuk memotret firework. Sayangnya, malam itu saya tidak bawa tripod. Mau tidak mau saya harus hand-held. Sangat susah, selain dingin, truk-truk yang lewat bikin trotoar goyang. Tidak kurang akal, pagar pembatas trotoar saya pakai sebagai tripod. Karena posisinya pagar sedikit di atas pundak saya dan memiliki permukaan yang agak rata, saya bisa menaruh kamera poket.

Sabar. Kamera poket memiliki shutter leg seper sekian detik, jadi anda harus sabar dalam menekan shutter kamera. Ikuti alur keluarnya firework, pasti anda akan mendapatkan irama untuk memencet shutter. Pencet shutter sesaat setelah firework keluar dari kandangnya untuk mendapatkan letusan firework di langit. Kalau ngawur bisa-bisa seperti hasil-hasil saya berikut ini:

Foto-foto diatas tampak kacau juga karena operator fireworknya terlalu cepat mengeluarkan kembang apinya :( *pembelaan* hohoo, anyway ada 1 saja foto bagus dari sekian banyak foto firework akan membuat saya senang. Apakah ada yang bagus dari jepretan saya di malam nestapa itu? ADA DONKKKK, ini dia penampakannya:
Hasil maksimal dari buah kesabaran, tapi tetep menyesal tidak membawa tripod dkk. Hiks hiks hiks.
Anyway, setelah 10 menit langit kembali normal dengan ditandai tepuk tangan dari penonton, diantara suara tepuk tangan ada pemuda dengan suara lantang berteriak "I Love You Kety Perry". Mungkin itu pemuda yang tadi kali ya...
Kalau seandainya berangkat dengan persiapan matang,selain hal-hal diatas, ada beberapa hal berikut yang akan saya lakukan:
  1. Lihat foto-foto keren firework yang serupa di internet lalu cari tahu kira-kira lokasi motretnya si fotografer. 
  2. Bawa perlengkapan perang, seperti tripod, baterei cadangan dan memori cadangan.
  3. Karena firework selalu malam hari, sangat dianjurkan bawa jaket yang tebal biar tidak kedinginan.
  4. Bertanya kepada fotografer atau orang-orang di sekitar area firework tentang detail firework.
  5. Sabar dalam memotret firework.
  6. Tetap konsentrasi motret walau kilauan cahaya firework yang amat keren di hadapan anda.
Special thanks to Tiffany Gaw and Fujifilm FinePix F50fd
note: semua foto dalam artikel ini saya Adjust: Auto Contrast dan Auto Level.

Semoga Bermanfaat
2w_^

~ Radityo adalah mahasiswa Photomedia di CATC Design School, Sydney. Tulisan ini pertama kali dimuat di blog pribadinya: http://fototiptrik.blogspot.com.au

Ps: Baca pengalaman Radityo memotret kembang api malam tahun baru Sydney 2013, di sini.

Comments

Popular posts from this blog

Sejuta Pesona Kakadu

Senja di Yellow Water, Kakadu National Park Perjalanan kami ke Kakadu National Park sangat membekas di hati. Sampai sekarang pun ketika saya menuliskan kembali kisah ini, masih terbayang bentangan pemandangan indah yang kami saksikan di alam yang masih perawan. Kakadu National Park adalah taman nasional terbesar di Australia. Letaknya di Northen Territory, sekitar 200 km sebelah timur kota Darwin. Kakadu memperoleh status heritage site dari UNESCO karena alam sekaligus budayanya. Orang Aborijin adalah pemilik asli tanah ini. Mereka 'meminjamkan' tanah Kakadu untuk dikelola pemerintah daerah sebagai taman nasional. Apa yang bisa dilihat di Kakadu NP? Tentu keindahan alam dan marga satwanya yang melimpah. Di Kakadu terdapat 290 jenis burung, 60 jenis mamalia, 50 jenis hewan air tawar, 10.000 jenis serangga dan 1600 jenis spesies tanaman. Yang menjadi raja tentu saja buaya, si penduduk asli :) Kami melakukan perjalanan mandiri dengan menyewa mobil biasa (bukan 4WD) ke Kakadu NP....

Jasa Fogging Nyamuk Murah Bandung | 0857-4789-0221 - Garda Pest

  Memerlukan informasi tentang   Jasa Fogging Nyamuk Murah Bandung   ?   Garda pest Control Perusahaan pengendalian hama dan disinfeksi virus yang profesional dan untuk harga pasti terjangkau, dengan Layanan Cepat Berkualitas kami manjamin kepuasan pelanggan. Jasa Fogging Nyamuk Murah Bandung dan Berkualitas Artikel Lainya Tentang :  Virus Varian Terbaru Waspada Penularan Nyamuk Demam Berdarah (DBD) Waspada nyamuk di rumah Anda, mencegah lebih baik daripada mengobati. Lakukan tindakan pencegahan untuk mencegah populasi nyamuk dewasa dengan 3M Plus dan layanan gerimis nyamuk. Pilih layanan yang terbaik dan profesional, Dengan banyaknya perusahaan jasa fogging nyamuk murah dengan hasil yang mengecewakan kami sarankan pilihlah jasa yang profesional berpengalaman di bidang pengendalian hama. Garda Pest Control memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pengendalian hama. Baca Juga Artikel Tentang :  Cara Mengusir Nyamuk di Rumah Mengapa Jasa Garda Pest Contr...

Happy 80th Anniversary, Sydney Harbour Bridge!

Anak-anak mendapat balon gratis di perayaan ini Masih segagah ketika diresmikan tahun 1932, Jembatan Sydney Harbour yang menjadi ikon kota Sydney ini berulang tahun yang ke-80. Warga Sydney yang tidak melewatkan kesempatan untuk berpesta, menggelar piknik di taman 'bawah jembatan' untuk merayakan ulang tahun The Coathanger ini. Minggu pagi yang mendung dan gerimis sempat menyurutkan niat kami untuk ikut berpesta merayakan ulang tahun si jembatan bersama warga Sydney lainnya. Untungnya cuaca mulai membaik di siang hari, matahari pun mulai nampak menggeser awan-awan kelabu. Kami naik kereta dari suburb menuju stasiun Milson Point, stasiun di utara Sydney Harbour yang paling dekat dengan lokasi Bradfield Park, tempat acara ini berlangsung. Di hari Minggu, keluarga yang membawa anak-anak cukup membayar AU$ 2,50 per orang untuk naik semua jenis transportasi umum di Sydney, seharian penuh. Jadi rugi kalau nggak keluar rumah :) Agak memalukan sebenarnya, kami yang sudah lima tahun tin...