Skip to main content

[Penginapan] Cradle Mountain Chateau, Tasmania


Ingin menyatu dengan alam tapi tidak ingin repot mendirikan tenda? Cobalah menginap di salah satu akomodasi di Taman Nasional Cradle Mountain.

Saya ingat suatu malam ketika memesan akomodasi ini via Wotif. Waktu itu kami belum memutuskan mau jalan-jalan ke mana aja di Tasmania. Yang pasti, setelah tiga malam di Hobart, kami punya waktu semalam di tempat lain di Tasmania. Pilihan pertama adalah Launceston, kota terbesar kedua di Tasmania, yang juga terkenal dengan keindahan Cataract Gorge Reserve-nya. Tapi Si Ayah, yang biasanya nggak punya ide apa-apa untuk liburan, kali ini pengen mencoba sesuatu yang berbeda. Menurutnya, lebih mending menjelajah Taman Nasional daripada jalan-jalan ke kota lagi. Saya langsung menyarankan Cradle Mountain, salah satu tujuan utama petualang di Tasmania. Cepat-cepat saya buka wotif untuk mencari akomodasi di Cradle Mountain, sebelum Si Ayah berubah pikiran :p 

Ada beberapa pilihan akomodasi di Cradle Mountain, dari vila mewah sampai akomodasi untuk backpacker di Discovery Holiday Park. Yang paling terkenal dan letaknya paling strategis adalah Cradle Mountain Lodge, tepat di depan Visitor Centre dan dekat dengan gerbang Taman Nasional. Lodge ini juga merupakan tempat mulai trek Enchanted Walk. Sayangnya waktu itu lodge sudah penuh. Untung masih ada pilihan akomodasi lain yang lebih murah, yaitu Cradle Mountain Chateau. Dengan tarif AU$ 163 per malam, kami mendapat kamar Deluxe Spa Room, dengan dua double bed untuk 2 dewasa dan 2 anak-anak. Kami langsung memesan kamar ini tanpa berpikir panjang lagi. Ini salah satu pembelian impulsif yang tidak kami sesali :)

Jalan menuju penginapan ini cukup mulus dengan navigasi yang mudah. Banyak rambu-rambu penunjuk arah di jalan. Dibanding penginapan lainnya, Chateau kami letaknya paling luar atau paling jauh dari gerbang Taman Nasional, sekitar lima menit naik mobil atau 20 menit jalan kaki. Setelah melalui perjalanan berkelok menaiki pegunungan dari Launceston ke Cradle Mountain, kami bersyukur melihat gerbang Chateau ini. Pertama kali yang saya lakukan setelah cek in adalah mencari laundry koin untuk mencuci baju dan car seat Little A yang terkena muntahan di jalan. Saya belum pernah sesenang ini ketika menemukan Laundry umum (murah) yang bisa langsung kami pakai. Begitu cucian beres, baru saya bisa menikmati suasana di sekitar Chateau.

Pose standar The Precils begitu melihat TV :p
Pemandangan dari dalam kamar
Trek Rainforest di belakang hotel kami
Begitu membuka jendela, yang terlihat adalah semak belukar dan pohon-pohon khas hutan di Australia. "Ini benar-benar di tengah hutan," pikir saya. Asyiknya menginap di Cradle Mountain Chateau ini, kita bisa menikmati pemandangan alam liar dan kicauan burung dari kursi empuk di ruangan hangat. Suhu di luar memang cukup dingin, sekitar 16 derajat celcius.

Kami memesan makan malam dari room service. Memangnya mau makan di mana lagi di tengah hutan seperti ini? Pilihannya adalah membawa makanan sendiri, makan di restoran hotel atau memesan dari room sevice dan menikmatinya di dalam kamar. Seperti hotel pada umumnya, kamar kami tidak menyediakan fasilitas memasak, hanya ada kulkas mini, ketel listrik beserta teh,kopi dan coklat. Untungnya harga makanan di hotel ini cukup wajar, AU$ 8-12 satu porsi. Hanya saja ada tambahan AU$ 6 setiap kali pesan.

Ketika menunggu makan malam diantar, kami kedatangan tamu istimewa. Ada satu wallaby yang lompat-lompat dan akhirnya nongkrong manis di depan balkon kamar. Little A (dan saya) langsung heboh dan keluar untuk menyapa si wallaby imut, nggak peduli udara dingin yang langsung menusuk. Selanjutnya ada dua wallaby lagi yang ikut mampir dan bermain-main di depan kamar kami. Cukup lama kawanan wallaby singgah dan diajak ngobrol sama Little A. Pengalaman seru banget bisa melihat binatang khas Australia ini di habitat aslinya, bukan di kebun binatang kota :)

Setelah menyelesaikan makan malam, kami masih punya waktu sebelum maghrib untuk main-main di luar, menjajal trek yang banyak tersedia di Cradle Mountain. The Precils yang biasa menjadi anak pantai, kali ini mencoba berpetualang di hutan dan gunung. Di belakang hotel kami ada Rainforest Track, jalan setapak dari kayu yang mengitari hutan dan bisa diselesaikan dalam 20 menit. Si Ayah mencoba trek ini untuk memotret suasana sekitar hotel, The Precils tidak ada yang mau ikut :p Resepsionis hotel ini menyarankan kami mencoba Enchanted Walk, trek sepanjang satu kilometer yang bisa diselesaikan dalam 20 menit (atau satu jam kalau bersama Precils). Berbekal dua lampu senter besar yang dipinjam dari resepsionis, kami memulai petualangan menyusuri Enchanted Walk dari tempat parkir Cradle Mountain Lodge. Pulang dengan kaki lelah karena sempat lari dikejar wombat, kami mandi berendam di bak mandi besar yang juga bisa untuk spa. Sayangnya suara spa-nya berisik sekali ketika kami nyalakan, sehingga kami memilih berendam di air hangat biasa dengan tenang. Malamnya kami tidur nyenyak di ranjang empuk. Pagi berikutnya dengan berat hati kami cek out dan melanjutkan perjalanan.

Rasanya satu malam terlalu singkat untuk berpetualang di Cradle Mountain. Mungkin nanti setelah The Precils beranjak remaja, kami bisa kembali lagi ke sini dan mencoba trek-trek lain yang lebih menantang.

Wallaby, tamu istimewa yang mampir ke penginapan kami
Little A ngajak ngobrol, Si Ayah asyik motret
~ The Emak

Baca juga catatan perjalanan Big A (dalam bahasa Inggris):

Comments

Popular posts from this blog

Sejuta Pesona Kakadu

Senja di Yellow Water, Kakadu National Park Perjalanan kami ke Kakadu National Park sangat membekas di hati. Sampai sekarang pun ketika saya menuliskan kembali kisah ini, masih terbayang bentangan pemandangan indah yang kami saksikan di alam yang masih perawan. Kakadu National Park adalah taman nasional terbesar di Australia. Letaknya di Northen Territory, sekitar 200 km sebelah timur kota Darwin. Kakadu memperoleh status heritage site dari UNESCO karena alam sekaligus budayanya. Orang Aborijin adalah pemilik asli tanah ini. Mereka 'meminjamkan' tanah Kakadu untuk dikelola pemerintah daerah sebagai taman nasional. Apa yang bisa dilihat di Kakadu NP? Tentu keindahan alam dan marga satwanya yang melimpah. Di Kakadu terdapat 290 jenis burung, 60 jenis mamalia, 50 jenis hewan air tawar, 10.000 jenis serangga dan 1600 jenis spesies tanaman. Yang menjadi raja tentu saja buaya, si penduduk asli :) Kami melakukan perjalanan mandiri dengan menyewa mobil biasa (bukan 4WD) ke Kakadu NP....

Jasa Fogging Nyamuk Murah Bandung | 0857-4789-0221 - Garda Pest

  Memerlukan informasi tentang   Jasa Fogging Nyamuk Murah Bandung   ?   Garda pest Control Perusahaan pengendalian hama dan disinfeksi virus yang profesional dan untuk harga pasti terjangkau, dengan Layanan Cepat Berkualitas kami manjamin kepuasan pelanggan. Jasa Fogging Nyamuk Murah Bandung dan Berkualitas Artikel Lainya Tentang :  Virus Varian Terbaru Waspada Penularan Nyamuk Demam Berdarah (DBD) Waspada nyamuk di rumah Anda, mencegah lebih baik daripada mengobati. Lakukan tindakan pencegahan untuk mencegah populasi nyamuk dewasa dengan 3M Plus dan layanan gerimis nyamuk. Pilih layanan yang terbaik dan profesional, Dengan banyaknya perusahaan jasa fogging nyamuk murah dengan hasil yang mengecewakan kami sarankan pilihlah jasa yang profesional berpengalaman di bidang pengendalian hama. Garda Pest Control memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pengendalian hama. Baca Juga Artikel Tentang :  Cara Mengusir Nyamuk di Rumah Mengapa Jasa Garda Pest Contr...

Happy 80th Anniversary, Sydney Harbour Bridge!

Anak-anak mendapat balon gratis di perayaan ini Masih segagah ketika diresmikan tahun 1932, Jembatan Sydney Harbour yang menjadi ikon kota Sydney ini berulang tahun yang ke-80. Warga Sydney yang tidak melewatkan kesempatan untuk berpesta, menggelar piknik di taman 'bawah jembatan' untuk merayakan ulang tahun The Coathanger ini. Minggu pagi yang mendung dan gerimis sempat menyurutkan niat kami untuk ikut berpesta merayakan ulang tahun si jembatan bersama warga Sydney lainnya. Untungnya cuaca mulai membaik di siang hari, matahari pun mulai nampak menggeser awan-awan kelabu. Kami naik kereta dari suburb menuju stasiun Milson Point, stasiun di utara Sydney Harbour yang paling dekat dengan lokasi Bradfield Park, tempat acara ini berlangsung. Di hari Minggu, keluarga yang membawa anak-anak cukup membayar AU$ 2,50 per orang untuk naik semua jenis transportasi umum di Sydney, seharian penuh. Jadi rugi kalau nggak keluar rumah :) Agak memalukan sebenarnya, kami yang sudah lima tahun tin...